Friday, May 29, 2009

Martabak Manis (Terang Bulan)




Belajar bikin martabak manis (terang bulan), hasilnya lembut banget lebih lembut dari pada yang sering aku beli di sini....
Jangan2 martabak bolu yg terkenal asli Bandung itu rasa dan teksturnya juga begini yach.... Asli lembut banget, ga seret.... (sampe keesokan harinya juga masih lembut dan enak).

Walaupun ga ada cita-cita jadi tukang martabak, tapi rasanya seneng banget udah berhasil bikin martabak manis sendiri.... hihihi.... Senangnya.....

Btw, kasihan tukang martabaknya yak... kehilangan salah satu pelanggan setianya... hihihi

Buat temen-temen yang nanyain resepnya, ini saya copy dari blognya mbak Atina (perpusresepku.muliply.com), punten ya mbak..... Resep aslinya dipanggang pake teflon, tapi martabakku aku panggang pake wajan tebal khusus martabak. Silahkan dicoba yach....

Martabak Manis Teflon
Bahan :
250 gr tepung terigu biasa (protein sedang atau all purpose flour)
150 gr gula pasir
1 sdt ragi instant, sebaiknya baru dari sealed package.

375 ml santan hangat
(pakai cup takaran yang benar , dari pengalamanku sendiri nih, takaran dari pyrex ternyata 400 ml sama dengan 375 ml, aku pakai takaran plastic dari merk Betty Crocker, persis banget yang ini )
Aku pakai santan dari kalengan, jadi dituang sesuai takaran lalu dimicrowave saja - praktis sekitar 1 menit, jangan lebih, jangan kurang.

2 butir telor
1/2 sdt soda kue.
Gula secukupnya - kurleb 1 sdt per 1 loyang martabak manis.

Bahan Taburan sesuai selera : Mesyes coklat, kacang tanah, wijen, keju, susu kental manis

Cara Membuat :

1. Campur tepung terigu, gula pasir dan ragi instant, aduk rata.
2. Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk rata,
3. Diamkan adonan - resep asli 20 menit - , ditempatku humid dan kering udaranya, aku ikut petunjuk Mbak Vita NCC, adonan didiamkan 1, 5 jam at least 1,5 jam atau 2 jam.
Kalau sedang musim dingin, panci adonan aku tutup dengan alu foil lalu disimpan dalam oven yang sedang tidak dipakai.

4. Menjelang 30 menit terakhir siapkan panci penggorengan terlebar atau panci teflon penggorengan ukuran terlebar - punyaku berdiameter 10" atau sekitar 25 cm kurleb.
Lalu siapkan pasir pantai - aku beli pasir dari craft store buat art project bersih putih ada berkerikil kecil kecil tidak apa-apa habis sekitar 3 packs ukuran kurleb 300 gr.
Siapkan juga loyang metal termurah untuk memanggang pizza. diameter sekitar 11 atau 12" atau 28 sampai 30 cm. Intinya loyang metal harus jauh lebih lebar daripada panci untuk memasak martabak

- Taburkan pasir diatas loyang metal merata, ketebalan pasir sekitar 1 cm atau lebih disesuaikan dengan ketebalan panci yang akan digunakan, semakin tipis pancinya , semakin tebal dan banyak pasir yang digunakan.

- Letakkan panci penggorengan diatas tumpukan loyang dan pasir tadi.
- Letakkan diatas kompor . Hidupkan kompor , set pada api terkecil (1 strip diatas 0),
- Panaskan selama 20 menit.
- Olesi panci dengan mentega atau minyak sayur , aku pakai spray butter atau spray minyak sayur, merata, lalu kembalikan ke atas susunan pasir diatas kompor, panaskan selama minimal 10 menit, lalu hapus lapisan minyak tadi.
- Taburkan sekitar 3 sdm tepung terigu merata ke panci, tidak harus sampai betul-betul merata. Panaskan sekitar 10 menit.
- Angkat panci penggorengan, tuang keluar semua tepung dan bersihkan panci.
- Letakkan kembali diatas susunan pasir.
- Panaskan kembali sampai adonan siap.

5. Ambil adonan yang telah didiamkan, masukkan telur dan soda kue kedalam adonan, aduk rata dan halus.

6. Tuang separuh adonan ke dalam panci penggorengan, dengan sendok ratakan ke sekeliling pinggiran panci bahkan agak disiramkan sekitar 0,5 cm sampai 1 cm ke pinggiran panci (untuk mendapatkan efek crust seperti martabak manis yang dijual itu lho)

7. Diamkan selama kurleb 10 sampai 15 menit, perhatikan sampai keluar gelembung-gelembung dan lubang lubang kecil merata dan banyak.

8. Tutup dengan tutup panci, apa saja asalkan tertutup. tunggu sekitar 5 menit, permukaan akan terlihat agak mengering.

9. Taburkan gula 1 sdt.
10. Tutup sekitar 1-2 menit.
11. Gula tidak harus hilang semua, cake siap untuk ditaburi sesuai selera.
Aku sih selalu mesies coklat dulu , lalu kacang tanah yang agak asin yang sudah di tumbuk kecil-kecil. Langsung siap untuk dilipat.

12. Melipatnya, ini agak sulit. Kalau tidak hati-hati mudah pecah karena tebal dan proses kulitnya mengering berjalan terus.
Aku pakai spatula untuk memoles butter cream diatas cake dibantu spatula amat sangat lebar untuk memasak pancake.
Ditusuk dengan spatula cream butter merata ke sekeliling crust terlebih dulu.
Lalu ambil sisi sebelah kanan dari panci, dicungkil sedikit asal agak terbuka jalan sedikit untuk memasukkan spatula lebar kedalamnya, cungkil lebih dalam lagi dengan spatula cream butter lalu masukkan cepat spatula lebar sampai kira-2 terasa separuh dari cake terangkat, langsung lipat balikkan ke arah kiri.
Tekan sedikit/pat dengan spatula lebar supaya padat.

And voila... jadi deh tuh martabak manis.

Alasanku pakai tatakan pasir adalah : karena menurutku pakai panci biasa meskipun teflon, martabak ini cenderung mudah kering dan gosong pada bagian bawahnya, tidak ada panci meskipun yang ironpun yang cukup tebal. Sedangkan kalau dipersingkat waktu memasaknya akibatnya teksturnya kurang matang dan kurang berlubang, akibatnya jadi pancake biasa.
Pemakain pasir ini membuat kita bisa membeli sedikit waktu supaya lubang2nya terdevelop dengan baik.

12 A. (aku ngga suka no. 13 )
Untuk adonan kedua, (ini hasil testingku berulang-ulang), panci sudah terlalu panas akibat pembuatan yang pertama. Jadi matikan api selama 15 menit. Supaya agak mendingin seluruh susunan pasir dan panci penggorengan tadi.
Lalu hidupkan lagi dengan api kecil yang sama, dan ulangi kembali seluruh proses pelapisan minyak dan tepung terigu (langkah nomor 4 bagian tengah).

Kalau tidak mau mengolesi dengan minyak dan tepung terigu bisa juga jadi, hanya saja kulitnya jadi kasar dan keriput kering, dan amat sangat mudah pecah waktu proses melipat.
Dengan diulang lagi proses perminyakan tadi, jadi licin dan lebih kering seperti crust (kerak) lebih bagus.

3 comments:

Mama Ghock said...

salam mbak,
ngga ada resepnya ya? kalau di malaysia namanya Apam Balik. fillingnya gula, kacang tanah hancur dan kalau mau bisa di taburi cream jagung... uuuu... enak deh. Kalau bisa mau resepnya ya...

nina said...

mbak reni,,,
keknya enyakkk mirip martabak bolu ya.
bagi resepnya donk mbak,,
makasih yaaaaa

jack of all trades said...

Hallo Mbak Enny. Thanks ya udah sharing. Saya baru aja nyoba bikin martabak, agak sedikit beda sih (pakai vanelli biar tambah wangi + ditambah baking powder) tapi tips2nya berguna sekali. Nggak sempat beli pasir karena toh nggak punya loyang juga.

Hasil percobaan saya yang pertama cukup "acceptable", tekstur berongga, cuma agak kurang empuk. Mungkin karena saya nggak punya whisker atau mixer buat ngocok adonannya, atau mungkin karena sedikit kelamaan di wajan, haha.

Nanti dicoba lagi ah.